Kenali Gejala Radang Paru-Paru (Pneumonia) Dan Pengobatan Terbaik Yang Bisa Dilakukan

Hasil gambar untuk pneumonia patient"

Banyak orang yang masih menganggap sepele gejala radang paru-paru atau pneumonia. Padahal penyakit ini sudah membunuh banyak orang dari berbagai usia, mulai dari balita hingga orang dewasa. Radang paru-paru merupakan penyakit yang sering terjadi, menyerang 450 juta orang setiap tahunnya. Dimana 150 juta penderitanya merupakan anak-anak. Dan sekitar 4 juta orang yang meninggal akibat penyakit ini setiap tahunnya. Tak heran jika pneumonia menjadi salah satu dari 10 penyakit mematikan di dunia. Bahkan pada anak-anak sendiri, penyakit ini memiliki angka kematian tertinggi di dunia. Karena itulah penting untuk mengenak gejala radang paru-paru (pneumonia) sedari dini sehingga bisa mendapatkan penanganan cepat.

Penyebab Radang Paru-Paru

Sebelum menjelaskan tentang gejala paru-paru basah, akan lebih baik jika dipahami mengenai penyebab penyakit mematikan ini. Pneumonia berawal dari infeksi pada sistem pernapasan bagian atas yang disebabkan bakteri dan virus. Namun infeksi yang disebabkan karea jamur dan parasit juga bisa terjadi.

Organisme tersebut masuk ke dalam paru-paru melalui udara yang dihirup tubuh. Beberapa organisme juga bisa menginfeksi melalui aliran darah. Setelah masuk ke sistem pernapasan, organisme tersebut menyerang alveoli paru-paru dan parenkim di dalam tubuh. Kemudian tubuh memproduksi sistem imunitas untuk memerangi organisme tersebut. Sehingga menyebabkan pelepasan sitokin, peradangan, hingga kerusakan pada paru-paru.

Resiko radang paru-paru juga semakin tinggi bagi penderita yang juga mengalami sistem imunitas tubuh, terkena penyakit PPOK, serta penyakit berkepanjangan lainnya seperti ginjal dan diabetes. Selain itu kebiasaan merokok, sering minuman beralkohol dan terkena paparan hewan ternak serta kotoran burung dapat semakin meningkatkan resiko terkena radang paru-paru

Gejala Radang Paru-Paru

Gejala radang paru-paru bisa berkembang perlahan maupun secara tiba-tiba dalam kurun waktu 24-48 jam. Gejala ini umumnya ditunjukkan dengan munculnya gejala flu namun dengan durasi yang lebih panjang. Sedangkan gejala lainnya yang yang juga terlihat pada penderita radang paru-paru adalah:

  • Mual dan muntah disertai dengan demam
  • Sesak napas
  • Berkeringan dan menggigil
  • Selera makan menurun
  • Diare berkepanjangan
  • Detak jantung cepat
  • Nyeri dada saat batuk atau saat menarik napas
  • Batuk kering atau batuk disertai dahak berwarna hijau, kuning, bahkan ada pula yang disertai darah

Pada penderita radang paru-paru berusia 65 tahun keatas, pneumonia dapat terjadi tanpa menunjukkan gejala demam. Namun disertai dengan penurunan kesadaran, tampak bingung, kurang fokus, atau menjadi kurang waspada.

Pengobatan Radang Paru-Paru

Penanganan radang paru-paru ringan yang bisa dilakukan adalah dengan mengkonsumsi antibiotic. Biasanya dokter akan meresepkan obat antibiotic ini dan menyuruh pasien untuk banyak mengkonsumsi air serta istirahat yang cukup. Untuk penderita radang paru-paru ringan tidak membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit.

Dokter akan memberikan resep obat-obatan yang harus diminum secara teratur dalam jangak waktu 6 bulan. Periode yang sangat lama memang, namun ini adalah waktu yang dibutuhkan sehingga kuman, bakteri, atau virus yang menginfeksi tubuh dapat teratasi secara sempurna.

Selain itu, ada langkah-langkah penanganan lainnya yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan gejala paru-paru basah antara lain adalah:

  • Hindari konsumsi obat batuk, karena jenis obat ini bekerja mengeluarkan dahak dari dalam paru-paru. Meredakan batu dapat mengakibatkan pengobatan infeksi menjadi lebih lama. Untuk mengurangi batuk bisa menggunakan cara alami seperti air hangat yang dicampur lemon dan madu
  • Konsumsi obat pereda sakit atau analgesic seperti ibuprofen dan parasetamol diperbolehkan untuk meredakan demam. Namun hindari konsumsi jenis obat ini jika penderita menderita tukak lambung, asma, gangguan pencernaan atau hati, serta memiliki alergi terhadap aspirin dan obat anti inflamasi nonsteroid lainnya.
  • Berhenti merokok karena dapat memperburuk kondisi radang paru-paru

Penderita yang memiliki kondisi fisik sehat bisa pulih secara normal setelah menjalani perawatan selama 14-21 hari. Namun jika gejala radang paru-paru tidak membaik dalam kurun waktu 48 jam, disarankan untuk menghubungi dokter kembali.

Apa Radang Paru-Paru Bisa Dicegah?

Radang paru-paru atau pneumonia bisa dicegah menggunakan langkah-langkah sederhana, yaitu:

  1. Menjalani vaksinasi. Ini adalah langkah terbaik agar terhindar dari radang paru-paru. Namun perlu diingat, vaksin pneumonia untuk anak-anak dan orang dewasa berbeda.
  2. Mempertanakan sistem imunitas tubuh. Hal ini bisa dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat, seperti istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, dan berolahraga rutin
  3. Jaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitarnya
  4. Berhenti merokok
  5. Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol, ini dapat menurunkan sistem imunitas paru-paru. Sehingga rentan terkena komplikasi

Mengenali gejala radang paru-paru sedari awal akan sangat efektif untuk mencegah kondisinya semakin buruk. Jika anda melihat gejala-gejala seperti penjelasan diatas terjadi pada anak, orang lain, maupun diri anda sendiri. Segera lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Related posts

Leave a Comment